Bagaimana Bisa Pulang Kantor Lebih Awal: 7 Alasan Meyakinkan yang Dapat Membantu Anda

Share this article with other mums

Pekerjaan sudah selesai? Jika anda ingin segera cepat pulang dari kantor, ikuti tips berikut ini.

Semakin mendekati akhir pekan, di hari Jumat ini anda sudah mengerjakan semuanya di kantor. Anda semakin bingung agar terlihat sibuk –semua email sudah dijawab, pekerjaan sudah tuntas dan anda telah merapihkan sejumlah dokumen di komputer.

Dalam kondisi seperti ini, pulang cepat adalah alasan yang tepat. Beberapa dari kita mesti bersyukur dengan lingkungan kerja yang asyik-asyik saja saat kita memutuskan pulang lebih awal (tentu setelah pekerjaan anda tuntas), namun tidak sedikit dari kita yang tetap harus pulang sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Jika atasan anda tahu bahwa anda seorang staf yang berdedikasi dan tidak terbiasa pulang lebih awal, anda bisa saja sesekali pulang lebih cepat. Namun kadang, anda mesti menyiapkan sebuah alasan. Berikut sejumlah tips dan cara agar berhasil pulang lebih awal dari kantor.

1. Meeting di luar kantor

Jika anda terbiasa meeting di luar kantor dengan klien atau sejumlah pihak, gunakan cara ini untuk sekalian pulang lebih cepat. Agar berhasil, anda mesti berikan informasi yang tidak menarik mengenai meeting ini sehingga orang-orang tidak perlu bertanya lebih jauh.

2. Janji dengan dokter

Ini salah satu tips paling gampang. Janji dengan dokter bisa anda gunakan sewaktu-waktu. Jika anda terus-menerus menggunakan alasan ini, bisa jadi atasan anda menanyakan catatan medis anda. Sejujurnya, anda tidak perlu memberikan dokumen medis itu juga bukan?

3. Sakit

Anda tentu mesti berakting sakit. Menunjukan pura-pura sakit bisa anda coba saat anda mendapat ilmunya di kelas teater dulu di sekolah.

4. Acara keluarga

Mungkin saja anak anda sedang membutuhkan anda di sekolah. Atau nenek-kakek berkunjung setelah lima tahun terakhir tidak bertemu dan anda ada janji makan malam dengan mereka. Anda juga bisa saja membuat alasan seorang kerabat meninggal dunia, jika anda begitu membutuhkan alasan ini. Tapi, amit-amit deh.

5. Urusan mendesak

 

Pipa rumah anda rusak dan seluruh kamar mandi penuh dengan air. Rumah tetangga kebakaran! Seorang pencuri membobol rumah anda! Semakin mendesak alasan yang anda berikan, semakin mudah anda meninggalkan kantor.

6. Masalah Pribadi

Contohnya? Pasang saja muka sedih dan katakan anda sedang menghadapi masalah berat. Semakin anda susah mengungkapkan dan tidak mau menceritakan detilnya, semakin rekan kerja anda akan merasa ada yang aneh.

7. Jujur saja

Kenapa tidak katakan sejujurnya? Jika anda memang telah menyelesaikan semua pekerjaan dan tidak mau terjebak kemacetan, katakan itu pada atasan anda. Percayalah, atasan anda kan juga manusia dan mereka pasti paham perasaan anda.

Dengan jujur tanpa perlu membuat alasan, anda akan pulang dengan suasana hati yang lebih lega. Itu lebih baik, bukan?

BACA: Biar Malas Tapi Produktif: 4 Tips Gimana Menghabiskan Sedikit Waktu SEKALIGUS Tetap Produktif

Karir Perusahaan Keseimbangan hidup dan kerja