Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah: 9 Pertanyaan Bagi Pasangan Anda

Share this article with other mums

Jangan bilang “aku bersedia” kecuali Anda telah punya jawaban mengenai pertanyaan keuangan berikut ini sebelum menikah!

Ada beberapa topik yang akan membuat interaksi menjadi kaku dan mematikan-rasa romantis, di antaranya uang. Dan itulah mengapa banyak dari kita yang merasa harus menghindarkan pertanyaan ini sepenuhnya. Namun jika Anda memang ingin memulai hidup bersama sebagai pasutri, tidak mungkin menghindari topik ini selamanya.

Masalah keuangan seringkali menjadi penyebab adu argumen di antara pasangan menikah, jadi Andalah yang harus mengajukan topik ini—karena kalau tidak, Anda hanya akan membahayakan kesehatan hubungan pernikahan yang akan dibina. Namun, kapan kira-kira waktu yang tepat untuk memulai? Untuk memberikan gambaran percakapan seperti apa yang semestinya dimiliki bersama calon pasangan Anda, berikut adalah beberapa pertanyaan terkait keuangan untuk ditanyakan pada pasangan Anda.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #1: Berapa besar penghasilanmu? Berapa banyak uang yang dihasilkan bersama?

money questions before marriage

Anda pribadi mungkin tidak punya gambaran mengenai berapa jumlah uang yang sebenarnya dimiliki (dalam tabungan, investasi, dll.). Coba hitung berapa pendapatan gabungan yang mungkin Anda miliki sebagai pasangan untuk mendapatkan gambaran bagaimana memulai hidup berumah tangga dan menentukan tujuan-tujuan ke depan.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #2: Kamu punya hutang? Berapa banyak?

money questions before marriage

Hutang dapat menjadi asal mula tekanan dalam hubungan pernikahan jika tidak segera diatasi. Jika Anda atau pasangan memiliki sejumlah hutang, pastikan Anda punya cara melunasinya. Buat kesepakatan mengenai apakah Anda harus bekerja sama untuk membayar hutang-hutang ini, atau apakah seseorang yang membawa hutang ini ke dalam pernikahan harus menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #3: Berapa besar uang yang harus saya keluarkan sebelum saya harus meminta pertimbanganmu?

Beberapa pasangan merasa tidak berkeberatan jika pasangannya menghabiskan uang sesukanya, asalkan tidak mempengaruhi anggaran. Namun akan sangat membantu jika telah ada aturan dasar yang ditetapkan sejak awal untuk menghindari terjadinya miskomunikasi. Haruskah Anda meminta pertimbangan pasangan jika ingin menghabiskan uang dalam besaran 1 juta rupiah? 5 juta rupiah? Semua ini tergantung pada diri Anda sendiri.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #4: Bagaimana kebiasaan menghabiskan uang yang Anda miliki?

money questions before marriage

Bagaimana cara pasangan Anda menabung? Apakah ia punya tabungan? Bagaimana kecenderungannya membelanjakan “uang untuk foya-foya?” Dapatkan gambaran umumnya dan ide mengenai kebiasaan belanja dan menabung satu sama lain sehingga Anda bisa mengatur ekspektasi dan komunikasi lebih baik lagi saat mengatur keuangan sebagai sebuah tim.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #5: Apakah kita akan menggabungkan uang kita atau menyimpannya dalam akun terpisah?

Tidak ada satu jawaban tunggal untuk menjawab semua pertanyaan ini, jadi Anda harus memastikan bahwa pengaturan yang Anda pilih bagi Anda dan pasangan cocok untuk diterapkan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal ini, baca artikel berikut.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #6: Apa saja target capaian keuangan Anda 5 hingga 10 tahun mendatang?

Menentukan tujuan keuangan adalah hal yang sangat penting dilakukan, sekalipun Anda berstatus lajang. Namun saat mulai hidup bersama sebagai pasangan, hal ini sangatlah krusial. Tujuan-tujuan ini akan mendikte bagaimana cara Anda menghabiskan uang maupun menabungnya, dan itulah mengapa Anda harus sudah sepakat sebelumnya mengenai tujuan bersama sehingga Anda bisa mencapainya sebagai sebuah tim.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #7: Apakah kita menginginkan anak?

Sekalipun hal ini bukanlah merupakan pertanyaan keuangan secara gamblang, memiliki Anak akan mengubah setiap aspek kehidupan rumah tangga—terutama sisi finansial. Jika Anda punya anak, apa saja harapan untuk mereka di masa depan? Adakah salah satu dari Anda yang harus tinggal di rumah dan menjaga mereka? Siapa yang akan bekerja? Bagaimana rencana tabungan pendidikan mereka di masa depan?

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #8: Bagaimana kita akan mendelegasikan tugas-tugas finansial kita?

Penganggaran, investasi, pembayaran tagihan-tagihan, hal-hal inilah yang harus dipecahkan bersama-sama dan setujui, namun mendelegasikan tugas dapat mempermudah banyak hal. Sebagai contoh, Anda bisa jadi bertanggung jawab terhadap kegiatan investasi, sementara pasangan Anda bertanggung jawab dalam penyusunan anggaran rumah tangga dan pembayaran tagihan-tagihan.

Pertanyaan Keuangan Sebelum Menikah #9: Apakah kita harus selalu meminta persetujuan satu sama lain terkait setiap pengeluaran, dll.

Terakhir, pembicaraan mengenai keuangan tidak boleh hanya terhenti di dalam percakapan pra pernikahan. Demi kesehatan kondisi keuangan Anda sebagai pasangan menikah, Anda harus senantiasa duduk bersama secara rutin untuk melakukan pengecekan terhadap tujuan-tujuan Anda dan melihat seberapa jauh nasib baik berpihak pada Anda. Mungkin Anda bisa membuatnya menjadi percakapan setiap dua kali-setahun, atau mungkin setiap caturwulan. Biarkan bolanya terus bergulir dan Anda pun akan mulai menapaki bahtera rumah tangga seraya mengayunkan langkah kaki dengan mantap.

Perjalanan Hidup Single Menikah