Jenis Dokumen Apa Mesti Dihancurkan: 3 Jenis Dokumen Sangat Sensitif ini Harus Dihancurkan SEGERA

Share this article with other mums

Apakah Anda merasa rentan terhadap pencurian identitas dan serangan keamanan? Lindungi diri Anda dengan cara mengetahui jenis dokumen apa yang harus dihancurkan segera, di sini.

Bila Anda berpikir untuk melindungi diri dari pencurian identitas, hal pertama yang muncul dalam pikiran Anda mungkin adalah kewaspadaan terhadap penipuan daring dan serangan phishing. Tapi tahukah Anda bahwa dokumen kertas juga bisa menjadi pintu masuk yang menempatkan Anda dalam posisi berisiko?

Pencurian identitas mencuat karena tak dibutuhkan dokumen kertas dalam eksekusinya, jadi jika Anda punya pilihan untuk mengakses dunia digital dengan aman, lakukanlah. Tetapi jika ternyata masih banyak dokumen rahasia yang berceceran di sekeliling Anda, perhatikan bahwa bencana bisa saja datang jika ia jatuh ke tangan yang salah.

Untuk membantu Anda membereskan kekacauan ini agar tetap aman, berikut adalah jenis dokumen yang harus Anda hancurkan.

1. Dokumen apapun yang mengandung informasi finansial

Bagian ini jelas-jelas merupakan target pencurian identitas, dan sekalipun Anda memang membutuhkannya untuk tujuan dokumentasi, Anda semestinya tidak mengambil risiko dengan cara menyimpanya terlalu lama. Menurut CreditCards.com, ada masa waktu berlaku penyimpanan dokumen sebelum Anda harus membuangnya. Kami rekomendasikan agar Anda lakukan yang lebih dari sekedar petunjuk di atas, dan segera masukan dokumennya ke dalam mesin penghancur.  

Tagihan kartu kredit

Jika tagihan ini adalah satu-satunya catatan penggunaan kartu kredit Anda (terkecuali jika dibutuhkan bagi pencatatan pajak), maka segeralah menghancurkannya setelah memastikan akurasi transaksi. Dan jika di kemudian hari Anda ternyata membutuhkan statement yang terlanjur sudah dihancurkan, silahkan tanya pihak bank karena mereka biasanya telah mengarsipkannya secara daring.

Statement Bank

Karena dokumen ini berfungsi sebagai  bukti pendapatan dan karena alasan wajib pajak, Anda harus menyimpannya selama setahun, termasuk bukti-bukti tahunan terkait pajak dalam kurun waktu paling tidak tujuh tahun. Simpanlah di tempat yang aman—semacam kotak deposit. Setelah tak lagi dibutuhkan, hancurkan semuanya.

Slip gaji

Simpanlah slip gaji Anda selama setahun, dan segera hancurkan setelah dilakukan pengecekan akurasi terhadap potongan PPh tahunan.

Catatan pajak return yang telah lewat

Anda harus menyimpan dokumen ini paling tidak selama lima tahun; namun setelahnya, akan lebih baik jika dokumen sensitif ini dihancurkan.

2. Segala hal menyangkut informasi personal Anda

Hal ini mencakup nama lengkap, tanggal ulang tahun, alamat, nomer SIM, paspor, dan seterusnya. Beberapa dokumen yang harus diperlakukan dengan hati-hati adalah sebagai berikut:

KTP lama

Kami paham jika Anda mungkin ingin menyimpannya untuk alasan sentimental (demi apa deh, tapi Anda nggak ingin melupakan betapa tampak gilanya rambut Anda tujuh tahun lalu), namun membiarkannya tergeletak di mana saja hanya akan membuat Anda menjadi target mudah. Jika Anda ingin menyimpannya, sembunyikan di tempat yang aman. Jika tidak, maka kertas-kertas ini harus langsung masuk mesin penghancur.

Tiket pesawat atau  boarding pass lawas

Anda mungkin tidak melihatnya sebagai informasi sensitif, tapi tiket pesawat terbang dan boarding pass biasanya punya barcode yang menyimpan informasi sensitif. Menurut artikel Inc., siapapun yang memiliki barcode dapat dengan mudah mengakses nama, nomer frequent flyer, nomer telepon, dan rencana perjalan ke depan dengan maskapai tersebut.

Catatan kesehatan masa lalu

Bagian ini menyimpan informasi sangat sensitif, jadi setelah catatan kesehatan Anda tidak lagi digunakan, langsung masukan ke dalam mesin penghancur kertas.

Tagihan-tagihan

Tagihan utilitas, tagihan telepon genggam, dan hal lain yang mengandung informasi personal Anda, jadi lebih baik jik Anda menyingkirkan semua ini sesegera mungkin. Jika harus melacak transaksi yang telah lewat, kebanyakan provider akan memberikan catatan daring terkait pembayaran Anda.

3. Junk mail

Kebanyakan dari kita biasanya akan langsung membuang junk mail di tempat sampah, namun menurut pendapat ahli, Anda harus melakukan lebih dari ini dan memastikannya 100% telah dihancurkan.

Sama halnya dengan tiket pesawat, junk mail umumnya memiliki barcode yang menyimpan informasi personal. Kebanyakan merupakan surat aplikasi kartu kredit dan jasa penyedia pinjaman uang kilat, jadi hanya melalui aktivits sederhana semacam membuangnya ke tong sampah akan membuat Anda rentan terhadap pencurian identitas.

Menghancurkan dokumen ini butuh lebih dari sekedar upaya dibandingkan sekedr membuangnya ke tempat sampah, namun jika memang keamanan Anda yang jadi taruhannya, menjaga kewaspadaan menjadi hal paling masuk akal untuk dilakukan.

Kartu kredit & debit Perpajakan