8 Hal Mudah Menghemat di Supermarket

Share this article with other mums

Saat ke supermarket anda sudah berencana membeli susu, deterjen dan hanya fillet ayam untuk makan malam. Namun setelah 20 menit berjalan-jalan sudah ada lima keranjang belanjaan. Bagaimana anda bisa membiarkan ini terjadi?

Saat ke supermarket anda sudah berencana membeli susu, deterjen dan hanya fillet ayam untuk makan malam. Namun setelah 20 menit berjalan-jalan sudah ada lima keranjang belanjaan. Bagaimana anda bisa membiarkan ini terjadi?

Banyak yang telah mengatakan bahwa supermarket, sama halnya dengan produk komersial lainnya adalah jebakan untuk kantong anda. Supermarket dirancang untuk menggoda anda membeli hal-hal yang sebetulnya tidak anda butuhkan. Mengapa misalnya mereka menaruh bahan dasar masakan seperti daging, produk olahan dan susu di sudut terpisah? Apakah menurut anda hanya kebetulan semata ketika permen dan cokelat ditata dekat dengan kasir?

Jadilah pembeli yang cermat dan atur keuangan anda saat berbelanja di supermarket melalui langkah-langkah berikut:

1. Belilah produk yang generik daripada produk bermerk

Bisakah anda membedakan jus jeruk yang dibuat oleh merk ternama dengan jus jeruk yang merupakan produk buatan supermarket tersebut? Seringkali, jauh lebih masuk akal membeli produk buatan supermarket. Jika anda ragu, bandingkan saja kandungan kedua produk itu. Mungkin ada yang berbeda, tapi tidak signifikan kok.

2. Hindari membeli produk yang sudah dicuci, dipotong, diparut, dan siap saji

Anda telah sampai di supermarket, itu artinya anda dapat dengan mudah membeli bahan-bahan yang ingin anda sajikan. Memang betul, bahan-bahan yang telah siap memang lebih memudahkan, namun harganya jauh lebih mahal bahkan sering tidak sehat dibandingkan anda menyiapkannya sendiri.

Begitu juga dengan sayuran dan buah yang sudah dipotong. Memang sih, menghemat waktu anda untuk tidak perlu memotongnya lagi. Tapi apakah itu sepadan? Toh, anda akan tetap membayar lebih mahal dan boros. Mengapa tidak memotong sayuran itu sendiri yang mungkin hanya lima menit saja.

3. Buat daftar belanja dan periksa dua kali untuk memastikan

Jangan mudah terkecoh. Ingatlah daftar belanjaan yang sudah anda siapkan: susu, deterjen dan fillet ayam. Untuk itu, buatlah daftar belanjaan dan disiplin mengikuti daftar tersebut. Tidak perlu tergoda mengecek rak lain yang tidak anda butuhkan, semakin sering anda “kebetulan” lewat, semakin banyak yang akan masuk ke dalam keranjang.

4. Kenyangkan diri anda

Ini adalah aturan dasar. Kita tidak boleh membuat keputusan terkait keuangan saat anda dalam keadaan lapar. Karena lapar dapat membuyarkan konsentrasi anda. Jika anda ke supermarket dalam keadaan lapar, semua produk terlihat menarik, yang akhirnya berakhir di keranjang belanja anda.

5. Tidak perlu membawa anak ke supermarket

Jika anak anda sudah cukup besar, anda dapat membuat daftar belanjaan bersama, namun jika anak anda masih terlalu kecil, sebisa mungkin tinggalkan mereka di rumah. Akan jauh lebih mudah saat anak anda sudah memahami daftar kebutuhan belanjaannya, dibandingkan anak balita yang ingin apa saja yang mereka lihat.

6. Bandingkan harga

Harga antara satu supermarket dengan yang lainnya tentu berbeda. Ada yang menawarkan harga daging yang lebih murah, sementara supermarket lainnya mahal namun murah di produk lainnya. Perhatikan setiap harga produk antar-supermarket. Juga, beberapa produk biasanya jauh lebih murah dibandingkan tempat lainnya misalnya perlengkapan mandi. Produk toiletries biasanya lebih murah di apotek.

7. Beli dengan jumlah yang besar dan banyak

Membeli dengan jumlah yang besar hanya akan masuk akal saat anda mengkonsumsinya secara reguler. Misalnya susu, daging, tisu toilet dan sabun. Dalam beberapa hal, akan jauh lebih hemat saat membeli dengan jumlah banyak. Anda akan membayar lebih sedikit dan tidak perlu membuang ongkos bolak-balik supermarket.

8. Jangan gunakan kartu kredit!

Menggesek kartu kredit untuk membayar belanjaan kita memang memudahkan –namun juga anda berpotensi mengeluarkan lebih banyak uang. Dengan membawa uang tunai yang terbatas –anda akan lebih cermat memilih barang dan berkomitmen mengikuti daftar belanjaan yang sudah dibuat.

***

Anda akan terkejut saat anda berhasil berhemat dan mengikuti daftar belanjaan anda. Kunci berbelanja di supermarket adalah strategi, dan sekarang anda telah mempelajari tips di atas. Dengan begitu anda dapat menentukan strategi berikutnya dan lebih berhemat.[]

Gaya Hidup Hiburan