Atur Keuangan Rumah Tangga: Perlukah Miliki Rekening Bank Bersama Setelah Menikah?

Share this article with other mums

Apa saja pro dan kontra saat harus memilih antara menggabung atau memisahkan rekening bank? Beberapa hal yang perlu diingat sebelum Anda mengikat janji di depan KUA

Saat Nita, usia 30, membuka rekening bank gabungan bersama Wawan suaminya, ia tidak menyadari bahwa hal ini akan menimbulkan prahara dalam rumah tangganya. Di tahun pertama mereka tinggal serumah setelah menikah, mereka memisah rekening tabungannya dan semua berjalan baik-baik saja. Namun, setelah menggabungkan sumber pendapatan mereka bersama demi mengatur keuangan rumah tangga, Wawan berubah menjadi pihak pengontrol yang begitu terobsesi dengan pengeluaran Nita.

Dia bahkan tak bisa menarik uang Rp 150.000 tanpa Wawan sibuk mempertanyakan terkait penggunaannya. Nita dan Wawan sekarang telah berpisah, dan sekalipun merasa sedih karena pernikahannya mengalami kegagalan, Nita bersyukur ia mendapatkan kebebasannya kembali.

Tentunya tidak semua pasangan yang membuka rekening bersama akan berakhir seperti Nita dan Wawan. Namun, keuangan memang kerap menjadi sumber konflik dalam pernikahan, dan karenanya menjadi penting bagi kalian dan pasangan untuk memiliki kesepakatan apakah rekening gabungan memang diperlukan dalam kehidupan rumah tangga kalian. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan!

Pasangan menikah adalah team player

Terlepas dari apakah kamu memilih untuk membuka rekening gabungan atau tidak, kalian semestinya memiliki tujuan finansial bersama dan bekerja sama untuk mewujudkannya. Buat perencanaan keuangan keluarga berapa banyak uang yang ingin anda tabung dalam periode tertentu, dan buat perencanaan keuangan serta tabungan berdasarkan perencanaan ini.

Transparansi dan komunikasi adalah kunci

Jika ingin memiliki pernikahan yang langgeng, kamu dan pasangan wajib bersikap transparan dan terbuka satu sama lain dalam semua aspek—lebih dari sekedar masalah finansial.

Memiliki rekening gabungan adalah satu cara untuk mengembangkan rasa kebersamaan, namun kalian tidak harus mengkombinasikan seluruh sumber keuangan yang dimiliki untuk hal ini. Bahkan semisal kalian memutuskan untuk memisah rekening bank, kalian tetap harus selalu memikirkan bagaimana pengeluaranmu, apakah akan berpengaruh besar terhadap pasangan (dan anak-anak, jika telah dikaruniai momongan).

Kenapa harus tetap miliki rekening pribadi dan rekening gabungan secara bersamaan?

Sekali lagi, tidak ada pendekatan yang bisa menjadi solusi tunggal untuk masalah ini. Pada faktanya, ada banyak pasangan yang saat ini memutuskan untuk memiliki rekening bank terpisah. Melalui tautan theAsianparent Community ini, Grace D. menulis:

“Milikilah rekening terpisah dan perorangan. Namun pastikan kalian telah mencapai kesepakatan bersama. Dengan perencanaan seperti ini, kamu secara pribadi tetap bisa mempraktikan transparansi finansial dan kejujuran satu sama lain. Rekening gabungan dapat ditujukan bagi pengeluaran rumah tangga sementara rekening terpisah dapat digunakan untuk tunjangan/pengeluaran pribadi.”

Apapun pilihanmu, tak ada jaminan pasti kamu akan berhasil atau gagal dalam pernikahanmu

Seperti halnya hal-ihwal lain, semuanya kembali kepada preferensi antara kamu dan pasangan. Saat bicara mengenai perihal finansial, hal yang paling penting adalah dukungan antar satu sama lain. Hal ini berlaku dari kedua sisi jangan berat sebelah pihak.

 

Baik rekening terpisah maupun gabungan, keduanya memiliki pro kontra masing-masing, jadi tidak ada yang bisa mengatakan secara obyektif bahwa yang satu lebih baik dibandingkan lainnya. Triknya adalah memastikan bahwa apapun yang kalian putuskan, kalian harus percaya diri bahwa kalian berdua memiliki pemahaman dan tujuan yang sama. Apa yang dibutuhkan adalah rasa saling percaya, saling menghormati, dan komunikasi sebanyak-banyaknya dan setransparan mungkin.

Membaca: 6 Hal Terkait Keungan Yang Harus Diingat Saat Siap Menikah

Perjalanan Hidup Menikah Permodalan